Beranda Jejak Alumni Purwo Sri Rejeki

Purwo Sri Rejeki

675
0

KENALI DIRI SENDIRI, MENCOBA TIADA HENTI
KEAJAIBAN BISA TERJADI SETIAP HARI
Purwo Sri Rejeki

BismiLlaahirrahmaanirrahim

Assalamu’alaikum wr wb

Halo adik-adik…
Wah senang sekali bisa menyapa adik-adik melalui buku ini.Namaku Purwo Sri Rejeki, lulusan SMA Negeri 11 Surabaya tahun 1993. Kakak akan berusaha berbagi sedikit tentang apa yang pernah kakak jalani mulai dari masa SMA hingga sekarang, pengalaman maupun hal-hal yang kecil. Harapanku, apa yang aku tuliskan dapat bermanfaat buat adik-adik sekalian yaaa..

Aku adalah seorang dokter yang juga seorang dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR). Sejak tahun 2005 saya mengabdi di institusi ini, berbagi ilmu dan mendidik calon-calon dokter di bidang Fisiologi Kedokteran.Fisiologi adalah cabang ilmu yang mempelajari fungsi normal dalam tubuh.Ilmu ini merupakan ilmu yang wajib dikuasai oleh seorang dokter, dan oleh semua tenaga kesehatan. Oleh karena itu, selain mendidik dokter, tugas lain adalah mendidik para calon tenaga kesehatan lain di lingkungan Universitas Airlangga, misalnya mahasiswa Fakultas Farmasi, fakultas ilmu kesehatan masyarakat dan beberapa fakultas lain mulai dari jenjang pendidikan S1 sampai S3.

Apakah dari dulu aku ingin menjadi dokter?
Pertanyaan ini selalu ditanyakan pada setiap kesempatan oleh orang-orang di sekitarku.Terus terang tidak sama sekali,dik. Aku tidak pernah bercita-cita menjadi dokter ketika kecil. Bahkan sampai kakak lulus SMApun, ingin menjadi apaaku kelak, belum pernah terpikir sekalipun. Yang menjadi prioritasku selepas SMA adalah bagaimana caranya agar ibuku secepatnya berhenti bekerja.Sehingga dengan alasan itu, maka setelah lulus SMA aku mencoba sebuah sekolah tinggi kedinasan yang bebas biaya bahkan mendapatkan sangu pada saat kuliah.Sekolah tinggi dari Departemen Keuangan RI adalah salah satu tujuanku waktu itu yaitu Diploma 3 Keuangan.Waktu itu, D3 Keuangan mempunyai beberapa pilihan yaitu Pajak, Bea Cukai, dan Akuntansi. Aku memilih jurusan Pajak karena ada bidang PBB yang lokasi kuliahnya di Malang (kalau STAN dan bea cukai harus di Depok), yang relatif lebih dekat ke Surabaya.

Di tahun yang sama, aku juga mencoba ikut Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN). Pada masa itu, seleksi masuk perguruan tinggi negeri hanya dua jalur, yaitu PMDK yang berdasarkan nilai rapor dan UMPTN yang berdasarkan ujian tulis. Bila tidak bisa menembus keduanya, maka harus mencoba di tahun depan atau ke perguruan tinggi swasta. Dan pada waktu itu, selekti antara sekolah kedinasan dan universitas negeri dilakukan dan diumumkan tidak pada waktu yang sama, sehingga bisa ikut keduanya dan bisa memilih mana yang akan dilanjutkan.

Pada UMPTN, aku memilih Fakultas Kedokteran UNAIR. Pilihan atas Fakultas Kedokteran ini kudasarkan pada rasio keketatan fakultas di Jawa Timur, FK UNAIR adalah yang tertinggi.Jadi kasarannya waktu itu, sedang menguji diri sendiri, apakah aku termasuk di dalam kategori yang bisa menembus FK UNAIR atau tidak. Hehehehe….

Dan tibalah pada waktu pengumuman, Alhamdulillah aku diterima di D3 Keuangan Pajak. Aku bersyukur dan kegirangan, karena dalam bayanganku, ke depan, Ibu tidak perlu bekerja untuk menafkahiku lagi. Di sisi lain, ibuku antara senang dan sedih karena aku harus berangkat ke Depok. Senang karena anaknya berhasil masuk di prodi yang cukup keren dan sudah pasti masa depannya.Sedih karena harus berpisah setidaknya dalam waktu 3 tahun dengan anak semata wayangnya.

Selama 16 hari,aku mengikuti masa orientasi sekolah, hingga suatu saat ibuku mengabari kalau aku diterima di FK UNAIR. Dan atas beberapa pertimbangan keluarga, ibu menjemputku untuk kembali ke Surabaya. Dari sinilah kemudian awalan menjadi seorang dokter itu dimulai..

Enam Tahun Dua Bulan Menjadi Mahasiswa FK UNAIR

Menjadi mahasiswa di FK itu identik harus kuat otak, badan dan mental.Mengapa begitu?Untuk menjadi dokter, yang notabene nanti adalah pelayan kesehatan manusia, maka memang sudah selayaknya membutuhkan otak dengan kualitas super prima.Kami diajarkan berpikir dengan kerangka berpikir yang logis, runut tetapi di dalam pendekatan yang humanistic dan cepat.

Ketangguhan badan disiapkan karena banyak irama kerja yang terkadang membutuhkan durasi lama, sehingga badan benar-benar harus sehat. Untuk itu, bila adik-adik mempunyai kebiasaan olahraga yang menjaga kebugaran tubuh, tentu akan amat membantu.

Mental juga harus kuat dan dikuatkan. Dalam menjalankan pekerjaannya, dokter menghadapi banyak masalah yang butuh pengambilan keputusan secara cepat, dan nyawa sebagai taruhannya. Untuk itulah, selama dalam perjalanan pendidikan, seorang dokter benar-benar ditempa untuk berjiwa kuat dan dapat dihandalkan.

Nah setelah enam tahun dua bulan kakak menempuh pendidikan, setelah lulus dari tiap jenjang ujian, maka kakak diperbolehkan menyandang gelar dokter dengan diawali pengambilan sumpah dokter. Pendidikan dokter di masa itu, sebenarnya cuma butuh 6 tahunan.Tetapi waktu itu aku pernah sakit selama dua hari karena terkena varicella di Departemen Anak RSUD DR Soetomo sehingga izin selama dua hari di departemen tersebut. Di departemen itu diberlakukan harus mengganti dulu baru diperbolehkan ikut ujian. Jadi aku harus menunggu putaran selesai, baru bisa mengganti.

Aku dilantik Januari tahun 2000. Setelah itu aku magang di beberapa klinik swasta, pernah juga di RS swasta dan menjalankan masa pengabdian dokter sebagai staf pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya selama 4 tahun

 

Aku harus memilih lagi.

 

Aku masih ingat waktu itu, tahun 2014, aku sedang hamil besar anak kedua. Adapengumuman kesempatan seleksi penerimaan PNS di Departemen Kesehatan Kabupaten Mojokerto dan di Universitas Airlangga.

Aku lagi-lagi berkesempatan untuk mengikuti ujian seleksi di dua tempat tersebut, karena ada satu dan lain hal sehingga ujian di Universitas Airlangga harus diundur. Dan taraaa….. di dua-duanya alhamduliLlaah aku diterima. Akhirnya dengan pertimbangan agar dekat dengan ibu, keputusan bulat menjadi dosen FK UNAIR waktu itu yakin kupilih.

Setelah itu masa-masa penuh dengan mengajar, meneliti, menulis publikasi hasil penelitian dan melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat menjadi pengisi waktu keseharianku.Berdiskusi dengan mahasiswa, menangkap ide-ide mereka dan menyerap letupan energi masa muda mahasiswa adalah sesuatu yang amat aku senangi. Selalu berasa muda looooh… Bahkan selalu merasa di usia 21 tahun ketika berkegiatan dengan mereka.

 

Kisah-kisah di sepanjang masa SMA

Kata orang, masa SMA adalah masa paling indah.Buatku?Biasa saja.Sama saja. Hehehe…

Di SMA Negeri 11 mulai tahun 1990-1993, kakak lalui hanya dengan belajar (hihihi keterlaluan yaa aku).Waktu itu, aku masih belum tahu pentingnya belajar berorganisasi.Aku termasuk pelajar sepu-sepu.Sekolah pulang sekolah pulang. Hehehe…
Buat adik-adik, dari SMA mulailah belajar berorganisasi. Karena dari sanalah, kalian akan belajar memanajemen waktu, berkoordinasi dengan orang lain, menyusun skala prioritas dan belajar memecahkan masalah dengan baik. Tetapi ingat, apapun kegiatanmu tidak boleh mengganggu prestasi belajarmu yaa….

Sejak kecil, aku memang menyukai sastra.Hal ini juga yang banyak membantuku membangun memori di masa lalu.Dari kesukaan inilah, aku sering ikut lomba-lomba kepenulisan waktu sejak SMP.Bahkan terkadang suka sekali memantau perlombaan-perlombaan penulisan di televisi (waktu itu TVku hitam putih.Dan adanya cuman TVRI). Selain senang bila menang, salah satu alasan adalah uang hasil lombanya cukup menarik untuk ditabung

Yang pernah tercatat waktu di masa SMA, aku pernah menang di lomba kepenulisan koperasi tingkat Jawa Timur dan Lomba Karya Ilmiah Remaja tingkat Nasional yang diadakan oleh LIPI-TVRI.

Untuk adik-adik, buatlah masa SMA ini menjadi masa yang tidak terlupakan. Bukan dengan pacaran loh… Tapi cobalah dengan prestasi. Setiap kita pasti mempunyai kecerdasan atau keistimewaan daripada orang lain. Mari digali kemudian belajar berkompetisi sejak dini.Tidak usah takut untuk mencoba. Karena orang-orang yang berhasil adalah mereka yang tidak takut akan gagal dan orang yang tak berhenti mencoba.

Bagaimana kita bisa menjadi pribadi yang sukses di masa mendatang?

Beberapa hal di bawah ini, kakak mencoba sarikan dari pengalaman orang-orang yang telah berhasil.Katanya, daripada kita mencari jalan sendiri untuk sukses, mengapa kita tidak copas saja dari mereka yang telah melalui jalan kehidupan ini dan telah terbukti berhasil.Kemudian kita aplikasikan dan modifikasi sesuai dengan diri kita.

1. Milikilah motivasi yang kuat
Motivasi adalah pembakar semangat yang ampuh.Tiap orang pasti mempunyai motivasi yang berbeda-beda.Kakak, misalnya: motivasi terkuatku adalah ibuku. Ibuku adalah seorang broken home woman. Beliau bekerja di pabrik untuk menafkahiku karena background pendidikan ibu hanya sampai di taraf SD. Jadi motivasi terbesarku adalah saya harus secepatnya membuat beliau berhenti dari tempat bekerjanya. Dan hal terpenting yang aku garisbawahi dari ibuku, perempuan haruslah kuat, berpendidikan tinggi serta mandiri agar bila ada kemungkinan terburuk pada dirinya, maka ia cukup bisa mengandalkan dirinya sendiri dan Tuhan.

Untuk memperkuat motivasi dan keinginan belajar, maka aku menulis sembyandan harapan pencapaian di dinding kamar, di kaca tempat aku biasanya mematut diri, di buku-buku yang aku baca.Fungsinya adalah sebagai pengingat dan sekaligus membuat otak merekam lebih kuat. Dengan menempatkan motivasi dan tujuan kita di tempat yang mudah terlihat, maka otak secara tidak langsung akan terlatih untuk menggerakkan semangat dan drive internal menuju tujuan secara tidak kita sadari.
#jadi milikilah motivasi yang kuat, tulislah di tempat-tempat yang mudah atau sering terlihat agar kuat tertancap dan menjadi penyemangat.

2. Kenalilah diri sendiri sejak dini.
Apa saja yang perlu dikenali sejak dini? Apa saja yang bisa digali dari diri sendiri. Untuk tahap terdekat buat adik-adik adalah gaya belajar mana yang membuat adik-adik bisa menyerap pelajaran maksimal. Apakah kalian type visual (melihat gambar/grafik/skema)?Bila kalian type yang ini, maka carilah buku yang banyak menjelaskan dengan gambar, skema atau warna-warna yang menarik.Atau kalian bisa membuat rangkuman dengan model ini.Ataukah kalian type audio (mendengar)?Jika iya, maka sering-seringlah bertanya ke guru atau teman untuk dijelaskan.Atau bisa juga dengan merekam suara sendiri kemudian diputar kembali untuk merekam ke dalam memori lebih kuat. Jika adik-adik type read dan write (membaca dan menulis ulang) maka adik-adik harus rajin membuat ringkasan singkat. Dan inilah yang dulu aku lakukan, menulis di kertas kecil kemudian dibendel menjadi buku saku dan dibawa kemana-mana.Atau type kinestetik?Maka adik-adik harus belajar dengan melakukan.

Kenalilah semua potensi dalam diri.Apakah kalian berkeahlian di bidang akademik?Seni?Berkomunikasi?Bahasa?Atau hal lainnya.Kakak yakin pasti punya.Atau wajah yang menarik? Senyum yang manis? Atau bahkan kalian pintar mendendangkan ayat-ayat Quran?
Jika sudah diketahui, mencobalah untuk berkompetisi. Ingat pada saat kompetisi kita akan belajar mempersiapkan diri untuk pertandingan, menang tanpa sombong dan belajar menerima kekalahan dengan jiwa ksatria. Dari sana juga akan kita temukan teman-teman yang ber-passion sama dengan kita.

Berangkat dari mengenali diri sendiri inilah, kita akan tahu potensi diri kita. Maksimalkan potensi yang unggul, jangan terfokus pada titik lemah kita.

3. Berteman dengan siapa saja, tetapi dekatlah hanya yang dengan bermotivasi pada masa depan yang kuat.
Semakin banyak teman, maka jiwa kita akan terpapar dengan keragaman, semakin banyak hal yang bisa kita ambil sebagai pelajaran.
Yang perlu diingat adik-adik, dalam setiap kita berteman dengan siapa saja, ambillah sisi positif dari teman tersebut. Belajarlah dari keunggulan atau kepintaran teman tersebut, hingga kalian akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari

Ingat yaa… ada loh yang mengatakan, kita bisa mengenali seseorang dengan hanya melihat siapa 10 orang terdekatnya.Mengapa demikian?Karena orang terdekat adalah orang yang paling mungkin mempengaruhi pandangan hidup dan pergaulan kita.Jadi hati-hatilah dalam memilih teman dekat. Sekali lagi, pilihla hanya teman yang ingin mempunyai masa depan kuat dan yang mengajak ke arah kebaikan.

4. Pelajarilah semua potensi profesi di masa depan, kemudian pilihlah satu cita-cita yang akan kalian realisasikan.

Cita-cita yang adik-adik mimpikan sejak dini, akan men’drive’ kalian menuju arah yang tepat

Dengan semangat yang tinggi dan akan membantu membuang gangguan atau distorsi sepanjang perjalanan menempuh masa depan. Misalnya, bila kalian bercita-cita menjadi dokter, maka semua hal yang berbau dunia kedokteran akan adik-adik baca. Ini tentu akan mempermudah dan menambah kekuatan motivasi adik-adik.

5. Mintalah Restu Ibu dan Bapak
Orang tua adalah perwakilan Allah di dunia.Ia adaah keramat yang mempunyai kekuatan luar biasa. Niatkanlah berbakti pada orang tua, mintalah restu kepada mereka, insha Allah Tuhan akan memberikan yang Terbaik untuk kita menurut tataranNya.

Demikian adik-adik, semoga yang kakak paparkan bisa sedikit memberikan hal positif buat adik-adik semua.

Semangatlah anak-anak Indonesia, Tidak ada yang tidak Bisa Kau raih, asal kalian berani bermimpi dan bangun mencapai mimpi.

 

Curriculum vitae

 

Dilahirkan dengan nama Purwo Sri Rejeki di Surabaya tanggal 12 Juni 1975 dari orang tua Wasir (almarhum) dan ibu Susilaningati.
Masa sekolah dihabiskan di Surabaya, yaitu SDN 147 Sambikerep I, SMPN 20 dan SMA Negeri 11 lulus tahun 1993. Masa pendidikan S1 di Pendidikan dokter Fakultas Kedokteran UNAIR lulus tahun 2000, S2 di Ilmu Kedokteran Dasar minat studi ilmu Faal UNAIR lulus tahun 2007 dan S3 di Prodi Doktoral FK UNAIR lulus tahun 2016.
Menikah dengan teman sekelas ketika kelas 2 dan 3 SMA, Eko Purwanto dan berputra Nabilah Izzatunnisa (lahir tahun 2001) dan Faiq Amirul Hakim (lahir tahun 2005).Sampai sekarang berkediaman di Surabaya.
Pengalaman yang tidak terlupakan adalah ketika pertama kali berbicara di Forum Pendidikan internasional pada sebuah Workshop Pendidikan di Bristol University, UK dan Forum Sharing antar Dosen FK se Asia di Taipei Medical University, Taiwan.
Jabatan terakhir sekarang adalah Tim Publikasi Ikatan Ahli Ilmu Faal Indonesia, Sekretaris Grha Masyarakat Ilmiah (GRAMIK) FK UNAIR dan Ketua Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Olahraga FK UNAIR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here